ASN yang Ketahuan Konsumsi Narkoba Disarankan Direhabilitasi

ilustrasi (int)
Longtime.id – Akhir-akhir ini sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Bontang terjaring mengonsumsi narkoba. Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menyarankan pemerintah agar melakukan rehabilitasi.
Menurutnya, upaya rehabilitasi atau pembinaan diperlukan sebagai bentuk perhatian pemerintah, baik kepada pegawai negeri sipil (PNS) maupun tenaga honorer. “Bisa dilakukan pembinaan lebih awal, jangan langsung diberi sanksi,” jelasnya, Selasa (16/5).
Menurutnya, dengan rehabilitasi bisa menjadi pelajaran bagi para pegawai untuk tidak lagi mengonsumsi barang haram tersebut. “Jangan lantas diberhentikan tanpa ada solusinya. dikhawatirkan malah tambah hancur dan akan lebih banyak masalahnya. Kalau sudah sembuh baru terserah pemerintah kasih sanksi apa,” tuturnya.
Nahkan ia sangat mendukung penuh kegiatan tes urine yang dilakukan Pemkot bersama Badan Narkotika Nasional (BNNK) Bontang. Diharapakan ke depannya tidak ada lagi ASN yang tersandung narkoba.
Sebelumnya, dua pegawai honorer Kelurahan Loktuan terdeteksi positif mengonsumsi narkoba jenis methamphetamine. Kedua pegawai tersebut kedapatan menggunakan narkoba setelah BNNK Bontang menggelar tes urine kepada 28 pegawai, 8 Mei 2023.
Bahkan, baru-baru ini BNNK Bontang kembali menetapkan dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) positif menggunakan sabu. (Adv/DPRD)



