Anfield Bersiap Panas: Liverpool Tantang Manchester City di Laga ke-200
Longtime.id – Anfield akan kembali menjadi panggung besar ketika Liverpool menjamu Manchester City pada Minggu malam dengan kick-off pukul 16.30 GMT. Duel dua raksasa Premier League ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertemuan ke-200 kedua klub di semua kompetisi—dengan The Reds masih memegang keunggulan rekor 95 kemenangan berbanding 53 milik City.
Rekor kandang Liverpool memberi sinyal ancaman serius bagi pasukan Pep Guardiola. Dari 22 laga kandang terakhir melawan City di Premier League, Liverpool hanya sekali menelan kekalahan. Anfield juga menjadi benteng kokoh pada Februari, di mana sejak 2022 The Reds selalu menyapu bersih seluruh laga liga kandang mereka di bulan tersebut.
Di bawah arahan Arne Slot, performa Liverpool terbilang stabil. Mereka hanya sekali kalah dalam 12 pertandingan liga terakhir dan tak tersentuh kekalahan dalam enam laga kandang beruntun sejak tumbang dari Nottingham Forest pada November lalu. Mental bangkit juga menjadi kekuatan tersendiri, dengan Liverpool tercatat sebagai salah satu tim paling produktif setelah tertinggal lebih dulu sejak musim lalu.
Sorotan tertuju pada Hugo Ekitike yang tampil impresif di musim perdananya. Penyerang berusia 23 tahun itu mencatat kontribusi gol setiap 112 menit—rasio terbaik pemain debutan Liverpool sejak Mohamed Salah musim 2017-18. Brace ke gawang Newcastle United membuat Ekitike menjadi pemain termuda Liverpool yang menembus dua digit gol liga sejak era Michael Owen.
Nama Salah sendiri tetap menjadi momok bagi Manchester City. Dari 20 gol terakhir Liverpool ke gawang City di liga, 15 di antaranya melibatkan sang bintang Mesir. Total 15 keterlibatan golnya ke gawang City menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah Premier League untuk satu lawan. Anfield pun menjadi “rumah emas” bagi Salah dengan 152 kontribusi gol—rekor tertinggi di satu stadion dalam sejarah kompetisi.
Di sisi lain, Manchester City datang dengan catatan unik sekaligus kontradiktif. Sepanjang 2026, mereka belum kebobolan di babak pertama, namun juga belum mencetak satu gol pun di paruh kedua. Meski hanya kalah sekali dalam 12 laga terakhir, City juga baru meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir mereka.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat, sarat duel taktik, dan sarat sejarah. Anfield, rekor, serta performa individu bisa menjadi pembeda—namun seperti biasa, laga Liverpool kontra Manchester City kerap menghadirkan cerita di luar statistik. (red/sr)



