ASN Disdamkartan Bontang Disumpah Lawan Narkoba
Wali Kota Neni Moerniaeni Tegaskan Sanksi Jabatan
Longtime.id – Pemerintah Kota Bontang menarik garis tegas terhadap ancaman narkoba di tubuh aparatur sipil negara. Lewat apel gabungan dan penandatanganan ikrar anti narkoba di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Wali Kota Neni Moerniaeni menegaskan tak ada ruang toleransi bagi ASN yang mencederai integritas dan keselamatan publik.
Apel yang digelar di halaman Disdamkartan Bontang, Kamis (5/2) pagi, dipimpin langsung Wali Kota Neni Moerniaeni. Kegiatan ini dirangkai dengan penandatanganan ikrar anti narkoba bertema “Satukan Tekad, Lawan Narkoba” sebagai penegasan komitmen ASN, khususnya personel pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Dalam arahannya, Neni menilai penyalahgunaan narkoba bukan sekadar pelanggaran disiplin, melainkan ancaman langsung terhadap keselamatan masyarakat. Menurutnya, petugas pemadam kebakaran adalah garda terdepan misi kemanusiaan yang dituntut selalu siaga, sehat secara fisik dan mental, serta memiliki refleks cepat dalam situasi darurat.
“Narkoba merusak integritas dan profesionalisme. Tidak mungkin menyelamatkan orang lain jika tidak mampu menyelamatkan diri sendiri,” tegasnya.
Neni menegaskan ASN yang terlibat narkoba tidak otomatis diberhentikan, tetapi akan melalui tahapan pembinaan. Namun, jika pelanggaran terulang, sanksi tegas berupa pencopotan jabatan akan diberlakukan tanpa kompromi.
Selain narkoba, Wali Kota juga mengingatkan bahaya kebiasaan merokok yang dinilai berdampak pada kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan sekitar. Ia meminta ASN memikirkan tanggung jawab terhadap keluarga dan masa depan.
Ia menegaskan ikrar anti narkoba bukan sekadar formalitas. “Ini sumpah integritas. Harus tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari,” ujarnya.
Wali Kota juga meminta pimpinan Disdamkartan melakukan pengawasan internal secara ketat dan berkelanjutan. “Tidak ada ruang toleransi bagi narkoba di Pemerintah Kota Bontang,” katanya.
Apel gabungan tersebut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kota Bontang Akhmad Suharto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dasuki, Wakapolres Bontang Kompol Ropiyani, Kepala BKPSDM Sudi Priyanto, Kepala Inspektorat Enik Ruswati, Kepala Disdamkartan Alimuddin, serta Kepala BNN Kota Bontang Lulyaa Ramdani. (hl/sr)



