Balita Tewas Tenggelam di Parit Bengalon
Longtime.id – Seorang balita berusia tiga tahun meninggal dunia setelah diduga tenggelam di parit dekat rumah keluarga yang dikunjunginya di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (4/2/2026) pagi kemarin. Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan anak di lingkungan permukiman yang memiliki potensi bahaya.
Korban, Muhammad Gazzal Kaif, sebelumnya diketahui berada di sekitar rumah keluarga di Jalan Sepat RT 15. Namun, beberapa waktu kemudian ia tak lagi terlihat. Keluarga yang menyadari keberadaan korban mulai dicari, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di parit dekat lokasi rumah.
Upaya pertolongan segera dilakukan. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Santa Elizabeth untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, pihak rumah sakit menyatakan nyawa korban tidak tertolong.
Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Personel Polsek Bengalon mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan, hasil pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka akibat serangan hewan. Dugaan sementara korban terjatuh dan tenggelam,” ujar AKP Asriadi.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak ada unsur pidana. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur untuk memastikan kejadian tersebut murni kecelakaan.
AKP Asriadi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan permukiman yang memiliki potensi bahaya seperti parit, saluran air, atau genangan terbuka.
“Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan keselamatan anak, khususnya di sekitar lingkungan tempat tinggal,” pungkasnya. (rh/mam)



