Anggaran Belum Jelas, Run Street 2026 Ditunda
Tenggarong– Nasib Run Street 2026 di Kutai Kartanegara masih menggantung. Hingga kini, Dispora Kukar belum bisa memastikan kelanjutan event lari malam ikonik ini karena anggaran 2026 belum jelas.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pihaknya tak berani memberikan komentar lebih jauh sebelum ada kepastian dana. “Untuk Run Street 2026, kami masih menunggu anggaran. Kalau ada, kami akan gandeng komunitas lari dan pegiat yang punya perhatian besar,” ujarnya.
Event Run Street selama ini dikenal sebagai magnet olahraga malam, menarik ribuan pelari dan masyarakat untuk berpartisipasi serta menikmati hiburan di setiap titik start dan finish.
Ali menyebut, jika tetap digelar, format kemungkinan akan disesuaikan. Jumlah malam lomba bisa dikurangi, namun kegiatan inti tetap berlangsung.
“Pelayanan kegiatan harus tetap berjalan. Kami akan bekerja lebih keras mencari sponsor swasta,” tegas Ali.
Dispora juga membuka peluang kolaborasi dengan komunitas lari, agar event tetap meriah dan efektif dari sisi anggaran.
Komunitas lari lokal menyambut baik rencana kolaborasi ini. Mereka berharap Run Street tetap menjadi agenda rutin yang bisa dinikmati warga Kukar.
Meskipun anggaran terbatas, Ali optimis event ini masih bisa menjadi wadah olahraga, hiburan, dan kreativitas masyarakat.
Dispora juga menekankan pentingnya perencanaan matang agar kegiatan aman, tertib, dan menyenangkan bagi peserta dan penonton.
Run Street 2026 diharapkan tetap menjadi ikon olahraga malam Kukar, meski dengan sejumlah penyesuaian dan kolaborasi kreatif dengan pihak swasta dan komunitas.



