Pemuda Sebulu Gaspol ke Esports Nasional 2026
Tenggarong– Kabar menggembirakan bagi gamer muda Kutai Kartanegara! Kecamatan Sebulu langsung bergerak cepat setelah menerima undangan mendadak untuk Turnamen Esports Nasional di Boyolali, Jawa Tengah, bertepatan dengan puncak Hari Desa Januari 2026.
Undangan resmi baru diterima pada 21 November, dengan batas pendaftaran hanya sampai 23 November. Waktu yang sangat mepet ini memaksa Camat Sebulu, Edy Fachruddin, untuk segera koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar.
“SK kegiatan kami sudah habis, tapi kami tidak mau lewatkan kesempatan ini. Kami langsung hubungi DPMD agar pemuda desa bisa daftar cepat untuk Turnamen Esports Nasional,” ujar Edy.
Menurut Edy, esports bukan sekadar main game, tapi juga sarana pembinaan kreatif dan digitalisasi desa. “Ini bisa jadi wadah skill anak muda sekaligus ruang belajar teknologi,” tambahnya.
Kukar memiliki modal kuat: pengurus esports tersebar di 20 kecamatan dan sejumlah sekolah sudah aktif menggelar turnamen esports. Desa Segihan menjadi contoh sukses sebagai tuan rumah event esports desa sebelumnya.
Para pemuda Sebulu kini tengah mempersiapkan diri, dari latihan strategi tim hingga simulasi turnamen. Semua dilakukan dalam waktu singkat agar siap menghadapi kompetisi nasional.
DPMD Kukar juga memberi dukungan teknis, termasuk pengawasan pendaftaran, logistik perangkat game, dan koordinasi transportasi menuju Boyolali.
Edy menekankan, keberangkatan tim bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan membawa nama baik Kukar di kancah nasional.
Target utama: tim pemuda Sebulu tembus hingga babak final dan memperlihatkan kualitas gamer Kutai Kartanegara di level nasional.
“Esports harus jadi ruang produktif bagi pemuda. Semangat, kerja sama tim, dan strategi yang matang akan jadi kunci sukses mereka,” tutup Edy.



