Muara Jawa Aktifkan Kembali Pembinaan Pramuka
Tenggarong– Kecamatan Muara Jawa kembali menunjukkan diri sebagai salah satu wilayah dengan pembinaan Pramuka paling aktif di Kutai Kartanegara. Setelah pergantian kepengurusan kwartir ranting, atmosfer kegiatan kepanduan di daerah ini langsung kembali bergeliat.
Camat Muara Jawa yang juga Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Muhammad Ramli, menuturkan kegiatan Pramuka di wilayahnya nyaris tidak pernah vakum. Program berjalan rutin sepanjang tahun karena ditopang dukungan pemerintah kecamatan.
“Setiap ada jambore, lomba, atau kegiatan tingkat kabupaten maupun provinsi, Muara Jawa selalu mengirim peserta. Dan alhamdulillah, sering juga membawa pulang piala. Ini bukti pembinaan Pramuka di sini hidup,” ujar Ramli dengan bangga.
Ramli menjelaskan, pemerintah kecamatan memberikan dukungan dalam bentuk anggaran pembinaan yang nilainya berkisar Rp25–30 juta per tahun. Meskipun tidak besar, dana ini dinilai cukup untuk menjaga ritme kegiatan.
Menurut dia, yang terpenting bukan jumlah, tetapi keberlanjutan.
“Anggaran segitu memang tidak besar, tapi cukup jadi stimulus. Yang penting ada ‘bensin’ supaya pembina dan anak-anak tetap semangat,” tambahnya.
Selain anggaran, kecamatan juga memberikan pendampingan langsung. Ramli bersama staf aktif hadir dalam kegiatan latihan maupun persiapan lomba untuk memastikan pembinaan berjalan terarah.
Fasilitas latihan serta dukungan transportasi untuk kegiatan luar daerah turut membantu kwartir ranting Muara Jawa menjaga konsistensi dan kualitas.
Dispora Kukar melalui Kabid Kepramukaan juga terus memantau perkembangan ini. Dukungan diberikan agar Muara Jawa mampu menjadi role model pembinaan Pramuka bagi kecamatan-kecamatan lain.
Dengan rutinitas kegiatan, dukungan pemerintah, dan antusiasme peserta didik, Muara Jawa kini dipandang sebagai salah satu kwartir ranting yang paling siap melahirkan lebih banyak prestasi di masa mendatang.
Semangat baru pasca pergantian pengurus ini diharapkan mampu membawa Pramuka Muara Jawa semakin solid dan menjadi contoh positif bagi pembinaan generasi muda di Kukar.



