Dispora Minta Kwarran Siap Tempur Penilaian 2026
Tenggarong– Peringatan tegas yang disertai motivasi besar! Dispora Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi membunyikan “alarm” bagi seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) yang tersebar di 18 kecamatan. Mulai hari ini, semua diwajibkan bersiap menghadapi Penilaian Kwartir Ranting Tergiat 2026, yang diprediksi akan jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kabid Kepramukaan Dispora Kukar, Novan Solihin, menekankan bahwa penilaian tahun depan tidak akan lagi berfokus pada kuantitas kegiatan semata, melainkan siapa yang memiliki administrasi paling rapi dan lengkap.
“Jangan tunggu 2026 baru sibuk cari berkas. Mulai hari ini, setiap kegiatan WAJIB didokumentasikan lengkap: foto, video, undangan, notulen, laporan, daftar hadir. Itu semua poin besar,” ujarnya.
Menurut Novan, perubahan pada sistem penilaian ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya tertib administrasi di semua kwartir ranting. Dengan demikian, kerja keras para pembina, pembantu andalan, hingga gugus depan dapat tercatat dan terukur dengan baik.
Adapun komponen utama yang akan dinilai untuk Kwarran Tergiat 2026 meliputi jumlah dan mutu kegiatan sepanjang 2025–2026, kerapihan administrasi digital dan hardcopy, inovasi program, dampak nyata kegiatan terhadap masyarakat, serta konsistensi pembinaan di gugus depan.
“Administrasi bukan beban, tapi bukti nyata bahwa kalian bekerja, Kwarran yang malas urus berkas, siap-siap tersingkir oleh yang rajin.” ungkapnya.
Ia juga meminta setiap Kwarran untuk mulai menyiapkan folder dokumentasi sejak sekarang. Semua bukti kegiatan harus disusun rapi agar tidak menumpuk menjelang proses penilaian, yang seringkali membuat banyak Kwarran kewalahan di saat-saat akhir.
Selain itu, inovasi kegiatan juga menjadi kriteria penilaian yang penting. Kwarran yang mampu menciptakan program kreatif, mulai dari bakti sosial, kampanye lingkungan, hingga pelatihan digital, memiliki peluang lebih besar untuk meraih nilai tertinggi.
Sementara itu, posisi Loa Janan, yang telah menyandang gelar Kwarran Tergiat lima kali berturut-turut, menjadi pusat perhatian. Gelar beruntun itu memberikan tekanan sekaligus tantangan bagi 17 Kwarran lainnya untuk menunjukkan performa yang lebih kuat pada 2026.
“Persaingan pasti ketat. Tahun depan akan lebih seru, semua punya kesempatan rebut juara, asal administrasi dan kegiatan benar-benar siap,” ujar Novan.
Kini, pertanyaan besar pun menggantung: Akankah ada Kwarran yang berhasil merebut mahkota dari Loa Janan pada tahun 2026? Atau justru Loa Janan akan semakin tak tertandingi?



