Dispora Kukar Luncurkan Sistem Satu Data Keolahragaan untuk Basis Data Atlet dan Prestasi Terintegrasi di Tenggarong
TENGGARONG – Bayangkan pelatih di pinggiran hulu Kukar bisa langsung akses profil atlet terbaik atau tren prestasi cabor via satu klik—tak lagi ribet kumpul data manual! Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) sedang geber transformasi digital lewat Program Sistem Satu Data Keolahragaan, platform terintegrasi yang kumpulkan info lengkap: profil atlet, cabang olahraga, kepengurusan organisasi, hingga capaian kabupaten-kecamatan. Inisiatif ini tak cuma rapiin data, tapi jadi kompas pintar arahkan kebijakan pembinaan olahraga yang lebih tajam dan cepat.
Aji Ali Husni, Kepala Dispora Kukar, dengan optimisme tinggi ungkapkan bahwa Sistem Satu Data Keolahragaan lahir dari kebutuhan mendesak: data akurat untuk dukung atlet dan cabor tumbuh. Saat ini, tim Dispora lagi gencar kumpul dan verifikasi data dari berbagai pihak, targetkan penuh di 2026—siap dibuka untuk pemda, perusahaan, hingga stakeholder olahraga lain.
“Dengan satu basis data ini, kami ciptakan informasi lengkap yang mudah diakses. Sistem Satu Data Keolahragaan jadi acuan krusial tentukan strategi pembinaan—lihat tren prestasi tahunan, kalau ada penurunan, langsung evaluasi bareng cabor untuk perbaiki,” tegas Aji Ali saat ditemui pada Rabu, 5 November 2025. Oleh karena itu, platform ini selaras inisiatif nasional seperti Sisprolaga di Sumut atau Sipor di Sulsel, di mana data terpadu bantu efisiensi kebijakan dan kurangi duplikasi. Bayangkan, dari data atlet muda di Muara Wis hingga prestasi KONI Loa Janan—semua terhubung, bantu lahirkan bibit unggul Kukar.
Lebih lanjut, Aji Ali jelaskan proses pengumpulan data sedang intens: verifikasi dari KONI, KORMI, hingga klub desa, pastikan akurat sebelum upload. “Tahun depan, Sistem Satu Data Keolahragaan sudah full operasional—bisa pantau tren seperti peningkatan medali PON atau evaluasi cabor kurang bergairah, langsung ambil langkah konkret,” tambahnya. Dengan demikian, ini tak sekadar database, tapi alat prediktif yang transparan dan berkelanjutan, dukung Kukar Idaman jadi tuan rumah event nasional tanpa khawatir data berantakan.
Aji Ali optimis, penguatan ini jadi pondasi kokoh pembangunan olahraga Kukar yang terarah—dari bina atlet hingga event massal. “Data lengkap berarti kebijakan tepat, atlet termotivasi, dan prestasi naik—Kukar siap saingi nasional!” pungkasnya.



