Rizali Hadi: Kolaborasi Dibutuhkan untuk Percepat Pemenuhan Kebutuhan Dasar Kutim
SAMARINDA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong keterlibatan pemerintah, swasta, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih menjadi sejumlah sektor yang masih membutuhkan perhatian dalam agenda pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kutim Rizali Hadi menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Lokakarya Rencana Aksi FORMIKA bertema “Sinergi, Kolaborasi dan Aksi Nyata untuk Pembangunan Kutai Timur yang Berkelanjutan” di Hotel Fugo Samarinda, Rabu (23/9/2026).
Menurut Rizali, pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, terutama dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur yang cakupannya luas.

“Yang menjadi perhatian kita adalah kebutuhan dasar masyarakat, seperti infrastruktur jalan, listrik dan air bersih. Ini merupakan kebutuhan utama yang harus terus kita dorong pemenuhannya,” ujarnya.
Ia mengatakan FORMIKA dapat menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah dengan sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya. Forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan kerja sama yang lebih terarah berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
“Peran multipihak ini penting untuk menjembatani kepentingan pemerintah dengan pihak swasta. Dengan adanya komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita bisa mencari solusi bersama,” katanya.
Rizali menegaskan kontribusi pihak swasta diharapkan tidak berhenti pada kegiatan jangka pendek. Dukungan yang diberikan perlu diarahkan pada program yang memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Melalui lokakarya FORMIKA, berbagai gagasan dan masukan dari pemangku kepentingan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi rencana aksi. Pemerintah daerah menargetkan kolaborasi tersebut menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan pelayanan dasar masyarakat Kutim.
“Harapannya, dari kegiatan ini ada aksi nyata yang bisa kita lakukan bersama, sehingga pembangunan Kutim ke depan semakin terarah dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
(sr/ya)



